Puncak penampilan kiper berusia 31 tahun di Euro adalah penyelamatannya selama 120 menit saat melawan Portugal di babak 16 besar.
Salah satunya penyelamatan penalti yang membuat Cristiano Ronaldo menangis.
Lamine Yamal (Spanyol)
Dari pemain yang menjanjikan, Yamal malah tampil menjadi bintang setelah membantu Spanyol memenangkan Euro 2024.
Pemain sayap berusia 17 tahun itu memberikan empat assist, termasuk tiga kali di babak 16 besar, perempat final, dan final Euro 2024.
Selain membantu rekan satu timnya mencetak gol, Yamal juga langsung mencetak gol indah untuk menyamakan kedudukan 1-1, mengawali comeback tim Matador saat melawan Prancis di babak semifinal.
Bintang Klub Barcelona itu mengakhiri Euro 2024 dengan dua penghargaan individu, pemain muda terbaik dan pencetak gol terbaik.
Nico Williams (Spanyol)
Nico Williams digosipkan ingin bergabung dengan Lamine Yamal di Barcelona.
Pemain sayap itu dikabarkan ingin agar Barcelona mau membayar klausul kontrak senilai US$ 36 juta untuk bisa mendapatkannya dari klub Athletic Bilbao.
Namun menurur laporan media Eropa, harga pemain berusia 22 tahun ini sudah naik dua kali lipat.
Dilaporkan, selain Barcelona, ada tiga klub yakni, Liverpool, Bayern Munchen, dan Chelsea yang siap membayar lebih tinggi untuk klausul pelepasan kontrak pemain.
Pada Euro 2024 Nico Williams mencetak dua gol, dan membuat satu assist.
Kecepatannya berlari maksimum hingga 35,8 km per jam, dengan tingkat akurasi mengoper (passing) hingga 89,67%.
Ia juga memiliki serangkaian gerakan menangani bola yang rumit.
Media Eropa menyatakan, kemampuan pemain timnas Spanyol nomor punggung 17 itu lebih cepat dari bintang Brasil Neymar. (berbagai sumber)
Editor: Ern Djedi












