Namun, balok yang digunakan untuk membubarkan tawuran justru menewaskan pelaku tawuran.
“Korban sempat ditolong oleh warga dan dibawa ke rumah sakit. Beberapa hari setelah dirawat, korban meninggal dunia,” kata Abdul Jana, Kamis (20/6/2024).
Setelah kejadian itu, DMS melarikan diri ke Jawa Tengah, hingga akhirnya ditangkap pada Sabtu (15/6/2024).
Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya tersebut karena merasa kesal dengan para pelaku tawuran. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi












