Setelah pelaku ditangkap dan polisi melakukan pemeriksaan, terungkap motif di balik tindakan Agus yang menggorok putri kandungnya.
Agus mengaku sedang mendalami ilmu kebatinan untuk menjadi kaya raya dan diduga menjadikan anaknya sebagai tumbal dalam praktik tersebut.
Pelaku mendapatkan semacam mantra yang disebutnya ‘amalan’ setelah ziarah ke tempat keramat.
Dalam mimpinya, Agus menerima sebilah golok yang tidak boleh digunakan sembarangan.
Pada hari kejadian, ia mengambil golok tersebut dan membunuh anaknya.
Agus mengaku tindakannya terjadi secara spontan dan tidak sedang berhalusinasi.
Ia rutin mengunjungi situs keramat di Banten untuk mencari kekayaan gaib. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







