Mentan Amran Sulaiman Optimistis Pola Kemitraan Inti Plasma dalam Peternakan Sejahterakan Peternak

Amran menekankan bagaimana pemberdayaan masyarakat jadi kunci lewat kemitraan inti plasma ini.

“90 persen untuk petani, 10 persen untuk pengusaha. Ini konsep yang baru kami temukan, jadi ini harus dijadikan contoh model di republik ini. Ini yang benar karena mengikutsertakan masyarakat. Dulu negara ini merdeka dengan bambu runcing, masak beternak aja nggak bisa?” kata Amran.

Di akhir pertemuan, Amran berjanji akan mendukung penuh inisiatif dan terobosan kemitraan inti-plasma yang telah dirintis PT. LSAJ.

“Kementerian Pertanian mensupport, bapak minta izin, langsung enggak ada embel-embel, enggak ada under table, enggak ada macam-macam. Bapak minta izin hari ini, Insya Allah sore terbit. Kalau izin nggak terbit, cari saya. Kami regulator, saya ini pelayannya bapak, pelayannya Masyarakat. Kalau tidak layani bapak, saya berdosa,” kata Amran.

Usai meninjau area peternakan, Amran menggelar dialog bersama para petani plasma binaan PT LSAJ.

“Pak Menteri ini saya kenalkan dari kelompok tani dari Dewan Masjid Indonesia yang jadi pejuang pertanian. Mereka membentuk kelompok, satu kelompok terdiri dari 25 orang. Kita pakai sistem tanggung renteng,” kata Arie Triyono memberikan pengantar dialog.

Lanjut Arie, plasma peternak, pakan dan petani bisa menjamin pakan yang diberikan ke ternak mereka sama dengan pakan untuk ternak di kandang induk ini.

“Dengan pakan berkualitas tinggi, pertumbuhan daging per hari di LSAJ alhamdulillah bisa menciptakan 1,8 kilogram pertumbuhan dagingnya,” lanjut Arie. (Rls)

Baca Juga : Dinas Sosial Tanah Bumbu Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Satui dan Sungai Loban, Serta Dirikan Dapur Umum

Editor : Hasby