Namun Mariana membantah tudingan Aisyah terhadap paman kliennya yang mengancam menggunakan senjata tajam.
“Banyak yang tidak benar yang disampaikan oleh Aisyah dalam pemberitaan tersebut. Malahan dalam kejadian ini, klien saya WS (41) dan kakaknya WT (43) yang menjadi korban,” tegas Mariana.
Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi usai buka puasa bersama di rumah keluarga WS. Saat itu WS bersama saudaranya WT melihat Hamid ayah tirinya, membawa Aisyah ke rumah.
WS tidak terima ayah tirinya Hamid membawa istri barunya, Aisyah ke rumah. Karena dirinya sudah mempersilakan Hamid jika ingin menikah lagi, tapi jangan sampai membawa istri barunya ke rumah, apalagi sampai tinggal di rumah mendiang ibu kandungnya.
Baca juga: 3 Tersangka Pencurian di Madrasah Aliyah Muhajirin Labuan Amas Utara Diringkus Polisi
“Jadi saat WS ini menegur si Hamid ini, ayah tirinya ini malah memarahi WS, dan berkata ‘terserah sayalah’. Lalu Aisyah ini pun turut ikut bicara ‘inikan harta bapakmu semua, kenapa kamu yang mengatur?” terang Mariana menirukan ucapan kliennya.
Merasa tidak terima, terjadilah cekcok antara WS dengan Aisyah. Apalagi Hamid ikut memprovokasi hingga membuat situasi semakin panas.
Akibatnya, terjadi aksi saling jambak antara WS dan Aisyah hingga keluarga WS dan warga berdatangan.
“Jadi saat itu keluarga WS yang dikatakan mengeroyok Aisyah. Ini sebenarnya ingin melerai, bukannya malah mengeroyok Aisyah ini,” ucap Mariana.(Iqnatius)
Editor: Sidik Purwoko







