Unesco Resmikan Subak di Tabanan Sebagai Percontohan Ekohidrologi

    Sementara Rektor UMM Profesor Doktor Nazaruddin Malik menjelaskan, dipilihnya Subak Desa Bengkel karena Tabanan dikenal sebagai lumbung padi, tidak hanya bagi Bali, tetapi juga secara nasional.

    Subak sebagai upaya menjaga lingkungan air yang baik dengan sistem tata kelola berbasis irigasi, dikombinasikan menggunakan teknologi.

    Baca juga: Warganet Ragukan Sosok Pegi DPO Kasus Vina Cirebon, Begini Tanggapan Hotman Paris

    “Mudah-mudahan menjadi pelajaran serta menarik minat masyarakat khususnya anak muda untuk menjadi pelopor membangun tanah Indonesia dengan kembali ke gaya lokal kita yang kokoh dan luhung sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sektor pertanian kita agar produktivitasnya meningkat lebih baik,” ujar Nazaruddin. (Sidik Purwoko)

    Editor: Sidik Purwoko

    Baca Juga :   Mengerikan! Tornado Terjang AS, 7 Tewas dan 55 Juta Warga Terancam Bahaya

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI