WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Korban pesawat Cessna 172 milik Indonesia Flying Club jatuh di BSD, Tangerang Selatan, dinyatakan meninggal dunia Senin (20/5).
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Brigjen Hariyanto, menjelaskan pemeriksaan tidak dilakukan utopsi oleh tim medis. Hanya dilakukan melalui identifikasi sidik jari untuk memastikan identitas korban.
RS Bhayangkara Polri Kramatjati membeberkan hasil pemeriksaan dan identifikasi tiga korban meninggal dunia jatuhnya pesawat latih di BSD, Tangerang Selatan, Minggu kemarin. Ketiga jenazah itu adalah Suwondo, Farid Ahmad, dan Pulung.
Baca Juga
Jelang Idul Adha Disdag Kalsel Gelar Pasar Murah di 13 Kabupaten Kota
“(Kecelakaan) ini termasuk identifikasi yang tidak terlalu sulit karena kecelakaannya sendiri termasuk plus disaster artinya siapa korbannya itu sudah diketahui identitasnya, jadi kita hanya memastikan,” ungkap Karumkit di RS Bhayangkara Polri, Jakarta Timur, Senin (20/5/2024).







