Biaya Kuliah Naik di Sejumlah PTN, MUI Minta Ini ke Kemendikbud

Tetapi sebaliknya, lanjut Anwar, di indonesia justru kebijakan baru Kemendikbud malah menaikkan uang kuliah cukup tinggi. Bahkan ada yang sampai 3 dan 4 kali lipat lebih mahal dari sebelumnya.

“Sehingga sudah bisa dipastikan hanya anak-anak orang kaya dan berduit saja yang akan bisa masuk perguruan tinggi,” paparnya.

Bila ini yang terjadi maka berarti pemerintah telah mengkhianati dirinya sendiri. Karena tugas negara dan pemerintah sesuai dengan amanat konstitusi adalah melindungi rakyat, mencerdaskan rakyat dan mensejahterakan mereka.

Baca juga: Biawak Meresahkan Warga Sekumpul Dievakuasi Petugas DPKP Banjar

“Untuk itu diharapkan kepada pemerintah dan DPR agar bisa mengatasi masalah ini secepatnya dan dengan sebaik-baiknya. Karena kalau tidak maka berarti pemerintah dan dpr telah membuat kebijakan yang bersifat diskriminatif terhadap rakyatnya sendiri,”desak Anwar.

Dirinya merasa, kebijakan yang dibuat Kemendikbud bias kepada orang-orang yang kaya saja. Sementara nasib dari orang-orang miskin serta punya pendapatan rendah jelas akan terabaikan.

Baca juga: Acara Classy Ride & Beauty With Filano #2 Hadir Lagi di Banjarmasin Bikin Agustina Antusias

“Hal ini tentu jelas tidak baik bagi perkembangan bangsa dan negara ini kedepannya padahal kita tahu maju mundurnya suatu bangsa dan negara sangat ditentukan oleh kualitas sumberdaya manusia yang dimilikinya dan kita tahu perguruan tinggi merupakan salah satu tempat yang sangat strategis untuk mencapai tujuan dimaksud,” pungkasnya.

Setidaknya, ada 10 PTN yang menaikkan UKT tahun 2024 yakni Universitas Indonesia (UI). Pada tahun ini UI menetapkan 5 kelompok UKT bagi mahasiswa program sarjana (S1) dan vokasi yang diterima melalui semua jalur. Besaran UKT tersebut bervariasi menurut kelompok dan jenjangnya mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 161 Juta.

Baca juga: Kemenag Turun Tangan Tangani Pernikahan Sesama Jenis di Maluku Utara

Lalu ada Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Riau (Unri), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (Unpad). (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko