Tak Buka 2 Hari, Pemilik Bengkel di Desa Loktamu Ditemukan Meninggal Dunia

Para saksi memberitahukan temuannya kepada pihak kepolisian setempat, yang selanjutnya menghubungi Polsek Mataraman.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit Ratu Zaleha untuk pemeriksaan visum luar, namun tidak dilakukan otopsi karena adanya penolakan dari keluarga korban yang dibuktikan dengan surat penolakan yang ditandatangani oleh pihak keluarga.

“Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, korban telah tidak membuka bengkelnya selama 2 hari sebelum penemuan mayat, dan korban tinggal sendiri di bengkel tersebut,” tambahnya.

Ketua RT setempat juga mengungkapkan bahwa korban sering mengalami sakit dalam beberapa hari sebelumnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (nurul octaviani)

Editor Restu