Menurut Kadiv Humas menekankan, personel yang tergabung dalam Satgas Humas Ops Puri Agung 2024 harus memastikan segala bentuk kegiatan tersebut memberikan nilai positif terhadap pengamanan yang dilakukan. Sosialisasi pun harus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, mulai dari influencer, media lokal dan nasional, serta ambasador dari acara itu sendiri. Pengamanan hingga pelayanan dan sosialisasi harus dilakukan dengan humanis. Hal ini dilakukan untuk mendukung fungsi kehumasan, sehingga gaung World Water Forum ke-10 di Bali semakin meluas.
Di sisi lain, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen. Pol. Raden Slamet Santoso sebagai Kepala Satuan Tugas Pengawalan, Rute, Patroli, dan Parkir (Kasatgas Walrolakir) memastikan pihaknya siap mengamankan dan mengawal para kepala negara serta delegasi KTT World Water Forum 2024. Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi kesiapan Operasi Puri Agung 2024.
“Kami sudah mempersiapkan beberapa hal dengan titik-titik kerawanan yang ada, baik itu kerawanan kamseltibcarlantasnya,” jelasnya.
Para personel pengamanan dan pengawalan sudah mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme, selain itu nantinya personel dan juga kendaraan patroli akan diberangkatkan ke Bali. Tai hanya itu, Kabaharkam Polri Komjen. Pol. M. Fadil Imran juga telah meninjau venue yang akan digunakan dalam ajang tersebut.
“Petugas pengawalan VVIP dan VIP kemudian petugas PAM rute dan petugas parkir itu sudah kita laksanakan pelatihan mulai tanggal 23–26 yang nantinya akan melaksanakan pergeseran pasukan dan kendaaraan ke Bali,” ungkap Dirgakkum Korlantas Polri.
WWF akan dihadiri 43 kepala negara, 4 organisasi internasional, 194 menteri, serta lebih dari 17.000 peserta dari 172 negara. Delegasi berasal dari unsur pemerintah, parlemen, serta masyarakat.
WWF ke–10 mengambil tema Water for Shared Prosperity atau air untuk kemakmuran bersama. Gelaran ini membahas beberapa isu penting yakni Konservasi air (Water Conservation), Air bersih dan sanitasi (Clean Water and Sanitation), Ketahanan pangan dan energi (Food and Energy Security), serta Mitigasi bencana alam (Mitigation of Natural Disasters). (Sidik Purwoko)
Baca Juga : Acil Odah Pimpin Rakor untuk Tingkatkan Derajat Kesehatan dan Produktivitas Pekerja
Editor: Sidik Purwoko







