Lebih jauh Syarifuddin mengatakan, bahwa kegiatan haul seperti ini merupakan bentuk cerminan dari masyarakat Banua yang agamis dan cinta terhadap ulama.
Dia pun berharap kegiatan ini bisa terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang luhur, dalam menjaga persatuan dan kesatuan umat beragama di Kalsel.
“Semoga kegiatan ini bisa terus dilestarikan karena ini mencerminkan sifat masyarakat kita yang agamis. Kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat menjaga kerukunan dan persatuan umat beragama di Banua,” tukasnya. (ernawati/mc)
Editor: Erna Djedi







