Kemudian erupsi kedua terjadi pada pukul 06.45 WIB atau berselang 15 menit setelah yang pertama.
Kali ini, tinggi kolom abunya juga teramati sekitar 500 meter di atas puncak.
“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 60 detik,” ujar PVMBG lagi.
Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 19 April 2024, pukul 06:45 WIB tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 60 detik. https://t.co/4GlfZ5B4w9 via @id_magma pic.twitter.com/IsAz7OjoEp
— PVMBG (@PVMBG_) April 18, 2024
(yayu)
Editor: Yayu





