Baca juga: Penjelasan BPBD Banjarmasin Terkait Rumah Ambruk di Kuin Cerucuk
Oleh karena itu, pihaknya selalu bersinergi dengan semua sumber daya untuk berupaya optimal agar dapat menanggulangi permasalahan ini dalam waktu sesegera mungkin.
“Dengan skenario yang diterangkan di atas, diharapkan dapat mengurangi dampak yang diakibatkan sambil terus melakukan observasi, monitoring dan evaluasi dinamika di lapangan,” ungkapnya.
Adapun skenario lain yang dipertimbangkan untuk mengatasi dampak dari kebocoran pipa adalah dengan memanfaatkan aset pompa submersible yang telah ada di BPAM Banjarbakula dan PTAM Intan Banjar.
Secara estimasi, ketiga pompa tersebut memiliki kapasitas masing-masing sebesar 40 lpd sehingga diperkirakan dapat menghisap sekitar 120 lpd dari saluran irigasi terdekat dengan WTP 500 milik BPAM Banjarbakula. (ernawati/mc)
Editor: Erna Djedi







