WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Persiapan Haul Akbar Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari yang akan dilaksanakan di Masjid Tuhfathurrogibin, Desa Dalam Pagar, Martapura, Kabupaten Banjar hampir selesai. Dari pantauan wartabanjar.com di lapangan pada Minggu (14/4/2024) siang, puluhan dapur umum sudah mulai memasak hidangan yang akan disuguhkan kepada jemaah haul Datu Kalampayan. "Kami pertama kalinya berpartisipasi membuka dapur umum di haul Datu Kalampayan ini senang sekali rasanya," ujar Sahidah, warga Desa Kampung Melayu Ulu RT 2. Ia dan warga lainnya RT 2 mulai mempersiapkan dapur umum sejak Jumat lalu dan mulai memasak sejak kemarin. "Kami disini menyediakan 2000 bungkus," ungkapnya lagi. [caption id="attachment_222371" align="alignleft" width="300"] Masyarakat menyiapkan konsumsi untuk jemaah haul ke 218 Datu Kalampayan. Foto: Wartabanjar.com/Nurul Octaviani[/caption] Tidak hanya itu, ratusan tenda juga sudah mulai didirikan untuk para jemaah di Desa Dalam Pagar. Sementara itu, sejumlah warung gratis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga sudah mulai berdiri di jalur utama para jemaah yakni Jalan Teluk Selong. Puncak Haul ke-218 Datu Kalampayan akan digelar pada Senin (15/4/2024) pagi. Jumlah jemaah di tahun ini juga diperkirakan lebih banyak dibanding haul sebelumnya. "Karena tahun ini haul akbar, jadi perkiraan kami jemaahnya lebih banyak dibanding haul sebelumnya," ungkap Ketua Panitia Pelaksana Haul Akbar Syeikh Muhammad Arsyad al Banjari, Guru Ahmadi. Berbagai persiapan juga sudah dilakukan panitia inti dan warga sekitar untuk menyambut haul penulis kitab Sabilal Muhtadin itu. "Jumlah dapur inti dan bantuan dari gubernur Kalsel ada sekitar 53 dapur yang terdaftar, belum lagi dapur dari masyarakat, persiapan beras 1000 belek lebih, sapi 100 ekor sudah lengkap dengan bumbu-bumbunya," ungkapnya lagi. [caption id="attachment_222370" align="alignright" width="300"] Guru Ahmadi, Ketua Panitia Pelaksana Haul ke 218 Datu Kalampayan saat ditemui dikediamannya pada Minggu (14/4/2024). Foto: Wartabanjar.com/Nurul Octaviani[/caption] Pihaknya juga menjelaskan alasan mendirikan tenda di kawasan Dalam Pagar untuk para jemaah haul. "Karena haulnya dilaksanakan pagi sampai siang, kasihan jemaah panas-panasan, jadi kita dirikan tenda," tambah Guru Ahmadi lagi. Disinggung soal kedatangan Wakil Presiden Indonesia, KH Ma'ruf Amin, Guru Ahmadi belum mendapatkan kepastian. "Kemarin sempat dapat kabar beliau berkeinginan datang, tapi untuk saat ini kita belum mendapat kabar lebih lanjut," ungkap Guru Ahmadi. Kendati demikian, pihaknya akan berbahagia jika KH Ma'ruf Amin bisa berhadir di tengah-tengah jemaah. (nurul octaviani) Editor: Yayu