Anggota Polda Kepri Dilaporkan KDRT Sang Istri, Kerap Diajak Threesome
Ukuran Huruf:
"Tidak saja dianiaya, saya sering diminta berhubungan bertiga dengan wanita lain, selain itu dia juga pernah mengajak teman prianya untuk berhubungan suami istri dengan saya. Itu dilakukan di rumah dan juga di hotel. Dan itu sudah sering," ujar VMO dikutip Wartabanjar.com, Jum'at (29/3/2024).
VMO terpaksa melakukannya karena khawatir sang suami pergi meninggalkannya. Bahkan, dirinya berkali-kali menemukan bukti perselingkuhan Bripda SK dengan wanita lain.
"Selama ini makan hati sama kelakuannya, tapi aku tahan demi anakku punya ayah. Di saat aku hamil, dia selingkuh, ketahuan, malah aku dipukul," kata VMO.
Bripda SK juga kerap mengamuk dan menghancurkan seisi rumah. Mulai dari lemari, handpone, hingga pintu rumah. Selain itu, sang suami juga menelantarkan anak biologisnya sendiri.
Akibatnya, VMO terpaksa harus mengurusi anak seorang diri. Bahkan di saat dirinya sakit, dan anaknya sakit, ia terpaksa mengantar anaknya seorang diri ke rumah sakit.
VMO mengungkapkan, hal itu sering terjadi saat Bripda SK dalam kondisi mabuk. Sejak anaknya lahir, Bripda SK juga jarang pulang ke rumah, kecuali ia butuh berhubungan suami istri.
"Dia memukul saya bahkan meminta saya untuk berhubungan seks bertiga dengan perempuan," ungkap VMO.
VMO mengatakan, suaminya itu bekerja di Bagian Spripim Polda Kepri. "Dia bertugas di Polda Kepri di bagian Spripim Polda," ujar VMO.
VMO menambahkan, pernikahannya dengan anggota Kepolisian RI tersebut awalnya hanya kawin siri dengan janji akan menikah resmi setelah anak mereka lahir dan suaminya lepas dari ikatan dinas selama dua tahun.
Namun, setelah melahirkan, suaminya malah meninggalkannya dengan alasan orang tua tidak menyetujui kelanjutan hubungan mereka. Dirinya mengenal SK sejak duduk di bangku SMA.