Acara Burdah Digelar di Pencarian Hari ke-8 Santri Tenggelam di Pantai Batakan Baru

WARTABANJAR.COM, TANAH LAUT – Acara Burdah digelar di Pantai Batakan Baru di pencarian hari ke-8 santri tenggelam bernama Muhammad Balya Rama Bin Muhammad Aflah Maula.

Sebelumnya ritual pemanggilan nama oleh orangtua korban juga telah dilakukan.

Diketahui Balya (16) hingga kini belum ditemukan. Tim SAR gabungan melakukan pencarian di Desa Batakan dan sekitarnya.

Balya, santri Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Banjarmasin yang hilang terseret ombak di Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (9/3).

Baca Juga

6 Buah Baik DIkonsumsi Saat Sahur Puasa Ramadhan 

Sebelumnya Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad mengatakan, peristiwa hilangnya santri atas nama Muhammad Balya Ramadan Maulana (18) tersebut, terjadi sekitar pukul 15.30 Wita.

“Saat itu, korban yang tengah berwisata di Pantai Batakan Baru, berenang bersama teman-temannya dan terseret ombak,” jelasnya.

Sopir rombongan Ponpes Manba’ul Ulum Banjarmasin, H Muhammad Ali yang melihat kejadian tersebut, bebernya, segera meminta pertolongan warga setempat.

“Informasi tentang peristiwa tersebut kemudian diteruskan ke Basarnas Banjarmasin untuk meminta bantuan SAR,” lanjutnya.

Basarnas Banjarmasin segera merespon dengan mengirimkan satu tim rescue ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Tiba di lokasi, Tim Rescue Basarnas Banjarmasin langsung melakukan koordinasi dengan pihak saksi dan unsur SAR lainnya serta mengupayakan proses pencarian korban.

“Karena cuaca hujan dan pandangan terbatas pada malam hari, pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan besok, Ahad (10/3) pagi,” tambahnya.(atoe)

Baca Juga :   DPRD Banjar Selidiki Dugaan Limbah PT Palmina Picu Banjir di Cintapuri

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca