Rakor Lintas Sektor, Ketua TP PKK Kalsel Hj Fathul Jannah Muhidin Sinkronkan Program Kerja 2026
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, bersama pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel digelar di Aula Sasangga Banua, Banjarmasin, Rabu (21/1/2026).
Rapat tersebut menjadi ruang penyamaan langkah agar program-program PKK sejalan dengan kebijakan dan kegiatan pemerintah daerah agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.
Hj. Fathul Jannah menyebut koordinasi lintas sektor sebagai fondasi penting dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK secara optimal di seluruh daerah.
Baca Juga Waspada Cuaca Panas Berlebihan di Kalsel, Suhu Terasa Seperti 36 Derajat
Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya pertemuan tersebut dan menekankan pentingnya sinkronisasi sejak awal tahun.
“Alhamdulillah, hari ini TP PKK Provinsi Kalsel melaksanakan rapat koordinasi bersama SKPD Pemprov terkait 10 Program Pokok PKK. Insya Allah, apabila sinkronisasi ini berjalan lancar, maka di bulan akhir Januari ini juga kita bisa langsung turun ke kabupaten/kota,” ujarnya.
Menurutnya, keselarasan perencanaan, kecepatan waktu, serta keterpaduan data antarinstansi akan sangat menentukan keberhasilan program di lapangan. Dengan koordinasi yang terbangun baik, pelaksanaan kegiatan PKK dapat dipercepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Rapat tersebut juga diisi dengan pemaparan sejumlah program strategis dari berbagai SKPD yang siap disinergikan sepanjang tahun 2026. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, misalnya, menyiapkan layanan perpustakaan keliling dengan muatan konten lokal dan penguatan literasi masyarakat.
Sementara itu, BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kalimantan Selatan telah mencapai 98 persen, sekaligus menyatakan kesiapan mendukung kegiatan skrining kesehatan secara massal bersama PKK.
Dukungan di bidang ekonomi masyarakat juga disampaikan Dinas Perdagangan melalui rencana pelaksanaan pasar murah pada tiga momentum besar, yaitu Idul Fitri, Idul Adha, serta Natal dan Tahun Baru.
Adapun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memaparkan 13 agenda utama, termasuk pelaksanaan Jambore PKK yang dijadwalkan pada Agustus 2026.