Ke depan, Universitas Majmaah mengungkapkan rencana untuk meningkatkan fasilitasnya dan menambah timnya untuk lebih menyederhanakan proses penampakan bulan.
Mohammed Al-Shehri, wakil direktur penelitian pascasarjana dan ilmiah di universitas tersebut, mengatakan: “Kami memiliki rencana strategis untuk memperluas fasilitas, peralatan, dan tenaga kerja kami di sini (Hawtat Sudair).”
Dia menambahkan: “Kami ingin membangun gedung besar di sini. Ini akan menjadi pusat Majmaah untuk melihat bulan.”
Keputusan mengenai dimulainya Ramadhan memiliki arti penting agama dan budaya bagi umat Islam di seluruh dunia.
Salah satu bulan paling suci dalam kalender Islam, Ramadhan dirayakan dengan puasa, doa dan amal sebagai waktu pengabdian spiritual dan disiplin diri.
Dari fajar hingga matahari terbenam, umat Islam tidak makan, minum, merokok, dan kebutuhan fisik lainnya sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT.
Ramadhan adalah salah satu dari lima rukun Islam dan wajib bagi seluruh umat Islam dewasa, kecuali mereka yang sakit, lanjut usia, hamil, menyusui, menstruasi, atau bepergian. Pertemuan ini berfungsi sebagai waktu untuk melakukan refleksi tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi orang-orang dari semua agama, memupuk pemahaman dan saling menghormati di berbagai wilayah geografis, budaya dan komunitas. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







