Anak-anak, sebutnya, mempersilahkan Ibunya duduk di kursi, ambil baskom, isi air. Mencuci kaki ibunya sampai bersih. Dalam cucian terakhir, minta izin Ibu, lalu minum airnya.
Abah Zairullah yakin, dengan melaksanakan membasuh kaki ibu tersebut pasti akan terjadi perubahan yang luar biasa dalam hidup.
Ini adalah pengalaman yang membuat saya punya tanggung jawab sebagai pemimpin, agar anak cucu kita dimasa depan menjadi orang sukses dan hebat.
“Mudah-mudahan tradisi mencuci kaki orang tua (Ibu) ini bisa di terima. Saya juga mohon doa dari ulama dan mohon maaf dengan langkah yang dilakukan ini. Semua ini karena keikhlasan dan ketulusan sebagai pemimpin untuk kepentingan anak-anak dimasa akan datang,” pungkas Abah. (Didi)
Baca Juga : Kronologi Ditemukannya Balita Tenggelam di Sungai Alalak, Water Rescue Menyelam Hingga 4 Meter







