Indonesia Desak DK PBB Menindak Israel, Buntut Penembakan Warga Gaza yang Antri Bantuan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, DEN HAAG - Pemerintah RI mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menindak Israel dengan keras. Hal itu menyusul tewasnya 115 warga Palestina di Gaza yang ditembaki pasukan Israel saat mereka menunggu bantuan makanan.
Seperti dikutip wartabanjar.com dari beritasatu.com, Indonesia mengecam keras pembantaian yang menewaskan lebih dari 100 warga sipil Palestina, Kamis (29/2/2024) lalu.
Indonesia juga mengkritik DK PBB, yang dianggap lamban merespons agresi militer Israel di Jalur Gaza. Indonesia mendesak badan tersebut segera memerintahkan gencatan senjata.
“Apakah tragedi kemanusiaan ini masih belum cukup bagi Dewan Keamanan PBB menyepakati Resolusi mengenai gencatan senjata?” tulis Kemenlu.
Indonesia mengingatkan DK PBB bahwa tidak ada satu negara pun yang berada di atas hukum internasional dan berhak bertindak tanpa mengindahkan hukum tersebut.
Baca juga: Marak Perundungan, Presiden Jokowi Minta Sekolah Jangan Tutup-tutupi
Selain itu, Indonesia berpendapat bahwa negara-negara lain sepatutnya segera berhenti mendukung Israel dengan bantuan-bantuan yang justru membuat Israel dapat terus melanjutkan agresinya di Jalur Gaza.
“Indonesia mendesak negara-negara untuk menghentikan bantuan senjata ke Israel demi keadilan dan kemanusiaan,” menurut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, sedikitnya 115 warga Palestina dilaporkan tewas, dan 760 lainnya cedera ketika tentara Israel menembaki kerumunan warga yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan di Kota Gaza bagian selatan pada Kamis.
Saksi mata menyebut, ratusan warga Palestina itu tengah menunggu bantuan kemanusiaan dekat daerah Dowar al-Nablusi sebelum ditembaki dengan membabi buta.
Sementara itu, pihak Israel berdalih bahwa sebagian besar para korban itu tewas terjatuh akibat berdesak-desakan dalam kerumunan. Mereka juga ada yang tertabrak truk pembawa bantuan.
Israel juga mengatakan, kala itu pasukannya memberikan peringatan berupa tembakan ke arah kaki untuk mengadang para warga Palestina mendekati titik pos pemeriksaan Israel yang dilewati truk-truk bantuan. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko