Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024 di Kuala Lumpur Disidik Bareskrim Polri

Lebih lanjut Djuhandhani menyebut apabila nantinya dalam penyidikan ditemukan unsur pidana, maka kepolisian akan melimpahkan ke kejaksaan.

“Kalau mungkin nanti terpenuhi unsur pidana atau alat bukti kita dapatkan, tentu segera kita limpahkan ke Kejaksaan. Namun seandainya nanti kita melihat hasil penyidikan seperti apa kita bahas lagi dengan Gakkumdu, Bawaslu, kejaksaan untuk langkah lebih lanjut,” tuturnya.

Disinggung soal jenis pelanggaran pemilu di Kuala Lumpur, Djuhandhani menjelaskan penyelidikan yang diusut terkait dugaan penambahan jumlah pemilih.

“Pidananya dugaannya adalah menambah suara. Perbuatan yang menambah suara, menambah jumlah pemilih. Itu yang kita dapatkan sementara,” tukasnya. (ernawati/tri)

Editor: Erna Djedi