
Dilansir dari The Verge, Jumat (2/2/2024), perjanjian lisensi sebelumnya antara Universal Music Group dan TikTok telah berakhir pada 31 Januari 2024.
UMG menuding TikTok melakukan intimidasi dalam menawarkan kesepakatan yang dianggap merugikan terkait kompensasi yang layak bagi artis dan juga penulis lagu, keamanan online, serta perlindungan terhadap musik yang dihasilkan artificial intelligence (AI).
Sementara TikTok mengaku kecewa dengan keputusan UMG karena meninggalkan platform-nya yang sudah memiliki lebih dari satu miliar pengguna.
TikTok bahkan menyalahkan label tersebut atas gagalnya kesepakatan perjanjian lisensi.
Saat ini musik dari UMG telah dinonaktifkan dalam video TikTok.
Bagi pengguna yang ingin mengganti lagu yang telah dihapus, mereka harus mencari lagu alternatif dari label musik lain yang masih bekerja sama dengan TikTok.