Kai Sebatang Kara di Desa Akar Baru Martapura Ketahuan Meninggal Setelah 8 Jam Terbujur Kaku
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Seorang pria lanjut usia ditemukan tak bernyawa di rumahnya yang beralamat di Desa Akar Baru, RT 01, Martapura Timur pada Rabu (3/1/2023)
Usai mendapat kabar tersebut Emergency Banjar Response, PMI Kabupaten Banjar dan Polsek Martapura Timur langsung menuju TKP untuk melakukan tahap evakuasi.
Kanit Reskrim Polsek Martapura Timur, Aiptu Ibnu Ismanto mengungkap kronologi penemuan dan identitas pria tersebut.
Baca juga: MENGEJUTKAN! Ketua DPW PKB Kalsel Bupati Tanbu Zairullah Azhar Dukung Prabowo-Gibran
"Jenazah yang kita temukan bernama Salman bin Idris, usia kurang lebih 80 tahun," ujar Aiptu Ibnu Ismanto.
"Awalnya, tetangga almarhum ingin mengecek keadaannya sekitar jam 8 pagi dan menemukan almarhum sudah tergeletak tak bernyawa," ujarnya lagi.
[caption id="attachment_202359" align="aligncenter" width="400"]
Pembakal Desa Akar Baru, Jail (baju abu-abu) dan Kanit Reskrim Polsek Martapura Timur, Iptu Ibnu Ismanto berada di TKP. (wartabanjar.com - Nurul Octaviani)[/caption]
Usai dilakukan olah TKP oleh Inafis Polres Banjar, jenazah langsung dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk dilakukan visum.
"Atas permintaan pihak kerabat tidak dilakukan otopsi dan hanya dilakukan visum luar," tambahnya lagi.
Visum dilakukan oleh pihak RSUD Ratu Zalecha.
Dari hasil visum, almarhum diperkirakan meninggal tadi malam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengacu pada tindak pidana.
Sementara itu, pihak Desa Akar Baru berinisiatif untuk mengurus pemakaman almarhum yang hidup sebatang kara tersebut.
"Kita dari Desa Akar Baru berinisiatif untuk mengurus jenazah hingga pemakaman karena almarhum sebatang kara," ujar Kepala Desa Akar Baru, Jamil.
Jamil juga menjelaskan bahwa almarhum tinggal di rumah saudaranya yang sudah meninggal.
Selain itu, sejak satu minggu terakhir almarhum tidak keluar rumah.
"Satu minggu terakhir sakit-sakitan, biasanya ada aja keluar rumah ke pinggir kertak (jalan)," ujarnya.
Almarhum pun rencananya akan dimakamkan hari ini di desa setempat. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi
Pembakal Desa Akar Baru, Jail (baju abu-abu) dan Kanit Reskrim Polsek Martapura Timur, Iptu Ibnu Ismanto berada di TKP. (wartabanjar.com - Nurul Octaviani)[/caption]
Usai dilakukan olah TKP oleh Inafis Polres Banjar, jenazah langsung dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk dilakukan visum.
"Atas permintaan pihak kerabat tidak dilakukan otopsi dan hanya dilakukan visum luar," tambahnya lagi.
Visum dilakukan oleh pihak RSUD Ratu Zalecha.
Dari hasil visum, almarhum diperkirakan meninggal tadi malam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengacu pada tindak pidana.
Sementara itu, pihak Desa Akar Baru berinisiatif untuk mengurus pemakaman almarhum yang hidup sebatang kara tersebut.
"Kita dari Desa Akar Baru berinisiatif untuk mengurus jenazah hingga pemakaman karena almarhum sebatang kara," ujar Kepala Desa Akar Baru, Jamil.
Jamil juga menjelaskan bahwa almarhum tinggal di rumah saudaranya yang sudah meninggal.
Selain itu, sejak satu minggu terakhir almarhum tidak keluar rumah.
"Satu minggu terakhir sakit-sakitan, biasanya ada aja keluar rumah ke pinggir kertak (jalan)," ujarnya.
Almarhum pun rencananya akan dimakamkan hari ini di desa setempat. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi