WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Masyarakat Malaysia bereaksi atas diputuskannya bahasa Indonesia yang jadi salah satu bahasa resmi dalam sidang UNESCO.
Reaksi itu terlihat dari tanggapan netizen di akun resmi Presiden Joko Widodo yang mengunggah putusan UNESCO itu.
Netizen yang diperkirakan berasal dari Malaysia, ramai memberi komentar, menyebut bahwa bahasa yang digunakan Indonesia sendiri adalah bahasa Melayu.
Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek, Muhammad Abdul Khak, menyatakan bahwa bahasa Indonesia adalah bagian dari bahasa Melayu kurang tepat.







