“Untuk saat ini laporan dampak tidak ada. Kita sudah ada pos untuk memantau aktivitas vulkanik. Petugas yang sudah kita tempatkan di sana selalu mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati,” kata Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo saat dikonfirmasi pada Senin pagi (25/12/2023).
Lebih lanjut, ia menyampaikan anomali cuaca yang ada membuat masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru utamanya warga yang melakukan aktivitas di wilayah Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang untuk tetap waspada akan ancaman bencana.
“Kami imbau masyarkat agar paham dan peduli dengan kondisi Semeru yang masih berada pda level III (Siaga),” jelas Wawan.
Selain itu, juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi awan panas guguran, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari gunung. Ini mengingat wilayah tersebut banyak aktivitas pertambangan pasir di sepanjang aliran sungai lahar. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







