Refleksi Akhir Tahun, FKUB Kalsel Gelar Diskusi Antar Umat Beragama

Lebih lanjut, menurut Masykuri, memasuki tahun politik saat ini, untuk pemilu 2024 terbilang cukup berbeda dengan yang sebelumnya, lantaran politik identitas agak berkurang.

“Tetapi FKUB tetap melakukan pendekatan-pendekatan dengan pemerintah daerah, KPU, dan juga pihk lainnya, agar pemilu ini dapat berjalan dengan baik dan damai, Sehingga menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” ucap Masykuri.

Sementara itu, Koordinator Bidang Dialog dan Sosialisasi, Nurcholis Madjid menuturkan, pihak juga melakukan semacam pengayaan wawasan dengan mendatangi tempat-tempat yang bisa menjadi menjadi contoh kerukunan, agar bisa menjadi referensi bagi tokoh-tokoh agama.

“Namun yang menjadi keluhan dalam tahun kemarin, akan menjadi kerja FKUB di tahun ini, yaitu soal kerja sama antar umat beragama, karena itu di tahun ini ada berbagai macam kegiatan yang mengarah pada peningkatan kerja sama antar umat beragama,” tutur Nurcholis.

“Dan ditanggal 26 Desember 2023 nanti, akan ada diskusi buku yang ada hubungannya dengan kerukunan umat beragama, dengan menggandeng para akademisi,” sambungnya.

Memasuki tahap Pemilu Koordinator Bidang Riset dan Mediasi, Wahyudin turut menambahkan, sekarang sangat rentan terjadinya konflik isu agama di medsos, semuanya harus kita pahami supaya tidak terjadi konflik.

“Mari kita sama-sama menjaga Kondisifitas dengan pengemas informasi di media sosial secara lebih baik, kalau tidak maka kebencian akan terjadi dan kebencian tersebut akan menular,” pungkasnya. (iqnatius aprianus)

Editor: Erna Djedi