MUI Minta Kontestan Pemilu Jangan Bawa Agama Jadi Candaan Politik

WARTABANJAR.COM – Buntut pernyataan kontrofersi Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengenai sholat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pernyataan resmi.

MUI mengimbau seluruh kontestan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 baik eksekutif maupun legislatif untuk tidak menggunakan agama sebagai bahan candaan politik.

“Setiap kita harus berhati-hati dengan urusan ibadah, jangan menggunakan ibadah sebagai bahan candaan yang bisa berdampak pada ihanah (mengejek dalam sikap merendahkan,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh.

Oleh karena itu, Kiai Niam menekankan bahwa setiap orang harus berhati-hati dalam persoalan ibadah. Apalagi, persoalan ibadah dijadikan sebuah candaan politik yang bisa saja berpotensi masuk ke dalam ranah ihanah.

Baca Juga

Polres Banjar Gelar Operasi Lilin Intan 2023

Kiai Niam mengingatkan, setiap orang harus berhati-hati dalam menyampaikan candaan di ruang publik.