Jenis Tekanan Darah Tinggi, Pemicu dan Cara Mengatasinya

4. Hipertensi krisis
Tekanan darah yang sudah melampaui 180/120 mmHg sudah masuk dalam kategori hipertensi krisis. Pada tahap ini, pasien harus mendapatkan perawatan sesegera mungkin.

Apalagi jika mengalami tanda-tanda kerusakan organ seperti nyeri dada, sesak napas, sakit punggung, mati rasa, perubahan penglihatan, atau kesulitan berbicara.

Faktor Risiko Hipertensi

Ada beberapa faktor yang bisa memicu terjadinya hipertensi. Beberapa faktor tersebut adalah:

1. Usia
Risiko hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia. Pada wanita, risikonya meningkat pada usia di atas 65 tahun.

Sedangkan pada pria, risikonya meningkat ketika mencapai usia 45 tahun. Nah, berikut Tekanan Darah Normal Sesuai Tingkatan Usia yang perlu kamu ketahui.

2. Mengidap kondisi medis
Selain usia, seseorang yang telah mengidap penyakit kronis juga lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi.

Penyakit seperti, diabetes, masalah ginjal, gangguan tidur dan penyakit jantung dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

3. Stres
Gaya hidup juga memegang peranan besar dalam perkembangan tekanan darah tinggi.

Stres misalnya, jika berlangsung dalam waktu lama bisa memicu terjadinya tekanan darah.

4. Konsumsi garam
Garam memiliki sifat menahan cairan dalam tubuh.

Jika terlalu banyak cairan yang terperangkap di dalam pembuluh darah, beban kerja jantung dan pembuluh darah meningkat.

Pada akhirnya, hal ini bisa memicu terjadinya tekanan darah.