“Untuk korban yang meninggal dunia dan menderita luka-luka adalah sebuah musibah yang tidak diharapkan. Kepolisian telah berusaha sejak awal untuk bisa mengkondisikan Kota Bitung berjalan kondusif tetapi karena sesuatu dan lain hal akhirnya terjadi juga bentrokan,” tutupnya.
Sementara itu, Dirreskrimum Polda Sulut, Kombes. Pol. Gani Fernando Siahaan, mengungkapkan bahwa ada dua TKP dalam bentrokan ini, yaitu Kampung Sari Kelapa dengan korban berinisial AM yang menderita luka berat dari pihak ormas agama
“Kemudian kejadian kedua berlanjut di Jalan Sudirman tepatnya di depan toko roti. Di situ ada korban dari pihak ormas adat dan pelakunya ada lima orang dan saat ini sudah kami tangkap,” jelas Dirreskrimum.(humas)
Baca Juga
Kehadiran Ganjar Pranowo di Master Chef Disoot
Editor Restu







