Baru-baru ini warganet tengah dihebohkan oleh unggahan istri pendiri layanan transportasi online Grab, yaitu Chloe Tong. Istri founder Grab, Anthony Tan itu diduga mendukung Israel sehingga membuat banyak warganet ramai membahasnya. Sejumlah warganet menanggapi unggahan Chloe Tong sebagai bentuk mendukung Israel sehingga membuat banyak di antaranya memboikot aplikasi Grab. Sebagai informasi Chloe Tong sempat mengunggah momennya bersama keluarganya ketika berlibur ke Israel. Dalam unggahan tersebut Chloe menyebutkan ia menyukai perjalanan tersebut dan sejumlah warganet menanggapi hal tersebut sebagai dukungan pada Israel. Saat ini, banyak warganet yang menyatakan bahwa mereka ingin menghapus akun dan aplikasi Grab. Banyak warganet dari Indonesia, Malaysia, hingga Singapura yang membicarakan unggahan tersebut. Setelah viral di media sosial, Grab kemudian memberikan klarifikasi, di antaranya adalah akun Grab Malaysia. Tanggapan Chloe Tong Chloe Tong menanggapi kabar hebohnya unggahannya itu. Ia mengatakan pergi ke Israel bersama keluarganya untuk berlibur beberapa waktu lalu, bahkan sebelum meletusnya konflik Israel dan Palestina pada 7 Oktober lalu. “Tangkapan layar dari story Instagram saya beberapa pekan lalu tiba-tiba terangkat dan disebarkan keluar dari konteks secara jahat untuk memicu lebih banyak kebencian,” ujarnya dikutip dari akun @grabmy. Dalam unggahan yang sama dijelaskan bahwa unggahan Instagram story Chloe Tong tersebut diunggah sebelum dirinya memahami apa yang terjadi di Israel dan Gaza. Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya turut berharap ada perdamaian. “Unggahan Instastory itu dibuat sebelum saya memahami semua yang terjadi di Israel dan Gaza. Seperti rasa kemanusiaan lainnya, saya berharap gencatan senjata dan perdamaian. Saya hanya sedih dan merasa sangat tidak berdaya atas banyak nyawa tak berdosa yang hilang,” tulisnya.