Teriakan Fitria itu membuat Khoiri panik langsung mengambil pisau di dapur dan kembali menindih korban lalu menggoroknya.
Fitria sempat dibawa ke Puskesmas namun nyawanya tidak tertolong.
Sebelumnya Khoiri alias Satir kepada polisi mengaku membunuh menantunya yang sedang hamil 7 bulan itu karena lapar dan tidak disiapkan makanan.
Hal tersebut diungkapkan Khiori kepada polisi saat pertama kali diamankan ke Polsek Purwodadi, Polres Pasuruan, usai insiden pembunuhan, Selasa (31/10).
Namun, kata Kapolsek Purwodadi, Polres Pasuruan, AKP Pujianto, alasan tersebut diragukan oleh anak pelaku yang juga suami korban, yakni M. Sueb Wibisono (31).
“Hal itu dibantah oleh anak pelaku atau suami korban yang bernama Sueb. Sueb menerangkan istrinya itu peduli. Selalu memasak makanan, tidak pernah sampai kelaparan,” kata Pujianto. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







