“Indikasi di Dark Web memberikan beberapa informasi kredensial penting OJK yang bocor,” ucap Alfons kepada wartawan, Selasa (3/10/2023).
Menurut Alfons, indikasi ransomware jelas terlihat dari situs yang tidak dapat diakses berhari-hari atau sejak akhir pekan lalu Minggu 1 Oktober 2023.
Ia menduga serangan telah terjadi pada sehari sebelumnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






