Kemarau Panjang, Simak Kiat Mencegah Krisis Air

Maskut menambahkan, kerja sama lintas-sektoral antara pemerintah, dan masyarakat sipil menjadi penting dalam mengatasi krisis air.

Hal ini melibatkan koordinasi yang lebih baik dalam perencanaan dan pelaksanaan program pencegahan.

Salah satu upaya terkait pengadaan akses air bersih yang telah berlangsung yakni melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menggagas program Indonesia Water Farm (IWF) untuk mendorong pemerataan akses air bersih bagi seluruh masyarakat di Tanah Air.

“Program tersebut dalam rangka memberi solusi alternatif bagi pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih melalui dana bukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” terangnya.

Tak kalah penting dari itu, praktik reboisasi juga dinilai efektif sebagai salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah krisis air.

Maskut menyebut, reboisasi sebagai tindakan penanaman kembali pohon-pohon kembali sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem karena ia memiliki peran utama dalam siklus air di bumi.

“(LPBI PBNU) mengajak masyarakat apabila akan menebang satu batang pohon, harus menanam pohon dua batang, atau melakukan reboisasi menanam pohon yang memiliki akar, berfungsi untuk menyerap air di dalam tanah pada tanah perbukitan,” tuturnya.

“Semakin banyak pohon, maka cadangan air makin banyak tersimpan. Untuk itu, menanam pohon atau reboisasi (penghijauan lahan) merupakan salah satu upaya untuk mengurangi krisis air bersih,” imbuhnya. (berbagai sumber)

Baca Juga :   Ucapan Isra Miraj 2026 Versi Gen Z: Singkat, Adem, dan Bikin Hati Tenang, Ada Versi Inggris Juga

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca