Emas Merosot Tajam Akibat Penguatan Dolar dan Imbal Hasil Obligasi

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Harga emas mengalami penurunan tajam, mencapai level terendah dalam 6,5 bulan pada akhir perdagangan Rabu (27/9/2023) atau Kamis (28/9/2023) pagi.

Ini merupakan kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut, dengan harga emas jatuh di bawah level psikologis US$ 1.900.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange mengalami penurunan sebesar US$ 28,90 atau 1,51% ditutup pada US$ 1.890,90 per ons.

Sebelumnya, harga sempat menyentuh tertinggi sesi di US$ 1.921,70. Harga terendah sebelumnya untuk emas Desember tercatat pada 13 Maret, yaitu sebesar US$ 1.875,70.

Pada Selasa (26/9/2023), harga emas berjangka turun sebesar US$ 16,80 atau 0,87% menjadi US$ 1.919,80.