WARTABANJAR.COM, NEW DELHI – Marco Bezzecchi, pembalap dari tim Mooney VR46 sukses mempertahankan posisi pertama sejak start.
Pembalap dari tim Mooney VR46 itu pun sukses meraih kemenangan dalam seri pertama MotoGP 2023 yang digelar di India, di Sirkuit Internasional Buddh, Minggu (24/9/2023).
Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi pembalap berusia 24 tahun tersebut dalam musim MotoGP ini, setelah sebelumnya meraih kemenangan di Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo dan di Prancis di Sirkuit Le Mans.
“Saya merasa sangat senang, balapan ini sangat sulit dan berlangsung cukup lama. Sayangnya, dalam balapan sprint kemarin, saya mengalami insiden dengan Luca Marini saat start. Hari ini, saya memiliki motivasi lebih besar untuk meraih kemenangan, dan untungnya, saya melakukan start yang lebih baik. Saya berhasil memimpin sejak awal,” ungkap Bezzecchi setelah memenangkan MotoGP seri India.
“Saya hanya mencoba untuk tetap fokus, menjaga ritme saya, dan motor saya sangat fantastis. Saya sangat menikmati perlombaan di negara ini, dan trek ini benar-benar luar biasa. Terima kasih kepada semua orang,” tambahnya.
Bezzecchi memulai balapan dari posisi terdepan dan berhasil mempertahankan posisinya sejak awal hingga akhir.
Meskipun Francesco Bagnaia hampir menyalipnya pada lap keempat, Bezzecchi tetap kokoh di depan.
Balapan ketat terjadi di belakangnya antara Francesco Bagnaia dan Jorge Martin pada lap ke-13, dalam upaya merebut posisi kedua. Jorge Martin berhasil menyalip Bagnaia dan menduduki posisi kedua.
Namun, nasib buruk menimpa Bagnaia satu lap kemudian saat dia terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan. Posisi kedua kembali diambil oleh Jorge Martin.
Perebutan posisi kedua yang sengit terus berlanjut dengan Jorge Martin yang kali ini berduel dengan Fabio Quartararo di lap terakhir. Quartararo sempat melampaui Martin, tetapi pembalap dari tim Prima Pramac itu berhasil merebut kembali posisinya sebelum garis finis.
Bezzecchi, yang tampil dominan di posisi pertama, menyelesaikan balapan dengan waktu 36 menit 59,157 detik. Di belakangnya, Jorge Martin finis di posisi kedua dengan selisih waktu 8,649 detik, sementara Quartararo finis di posisi ketiga dengan selisih waktu 8,855 detik.







