WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Agar masyarakat dapat memahami potensi dan batasan area berbahaya di sekitar instalasi kelistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan mensosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) di Desa Banjarsari, kecamatan Angsana, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan pada beberapa hari lalu.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan, Abdul Salam Nganro mengatakan, pihaknya secara rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang dekat dengan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV.
Dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga aset negara demi kepentingan masyarakat khususnya di Kalimantan.
“Kami secara rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang dekat dengan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV,” kata Salam.
Kegiatan sosialisasi dilakukan tim PLN Unit Pelaksana Transmisi Kalimantan Selatan dan Tengah (UPT Kalselteng) dihadapan puluhan warga di Desa Banjarsari Kecamatan Angsana Tanah Bumbu, Rabu (6/9/2023) itu.
Manajer PLN UPT Kalselteng Ivan Nur Pratama menyampaikan terdapat kegiatan-kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu keandalan penyaluran tenaga listrik.







