Tak berselang lama, pihak majelis Almuwasholah memberikan klarifikasi. Pihak majelis menjelaskan hal tersebut merupakan kesalahpahaman panitia.
“Hal ini murni kesalahpahaman panitia dan tindakan yang tidak semestinya karena dibuat tanpa izin dan sepengetahuan Majelis Almuwasholah,” penggalan isi surat dari Majelis Almuwasholah
Pihak majelis menegaskan kedatangan Habib Umar tidak pernah mengaitkan dengan politik praktis.
“Di dalam dakwah Al Habib Umar di manapun tidak ada kaitannya dengan politik praktis. Maka jika ditemukan adanya baliho, poster, foto, ataupun video yang dikaitkan kepada Al Habib Umar dengan tokoh politik manapun adalah tidak benar adanya.” (atoe)
Editor Restu







