WARTABANJAR.COM – Sebuah video di X.com memperlihatkan detik-detik Calon Presiden (Capres) Ekuador, Fernando Villavicencio ditembak mati seusai menemui pendukungnya di kota utara Quino, Rabu (9/8/2023).
Fernando Villavicencio tewas saat masuk mobil dan ingin meninggalkan lokasi itu.
Kejadian tragis yang diposting akun X.com @simonateba memperlihatkan Fernando Villavicencio usai menemui pendukung dan masuk ke dalam mobil yang menunggunya.
Sesaat masuk mobil, terdengar suara tembakan beberapa kali yang diberengi teriakan orang-orang yang berada dekat lokasi kejadian.
Akibat peristiwa itu membuat porses Pemilihan Presiden (Pilpres) Ekuador berubah menjadi kelam. Kampanye yang dilakukan capers berubah menjadi lokasi pembunuhan.
SHOCKING VIDEO: Ecuador presidential candidate Fernando Villavicencio, who was leading in the polls, has just been assassinated two weeks before an election the 59-year-old was expected to win. Journalists were referring to him as "right-wing" candidate!pic.twitter.com/69wFzCK4DK
— Simon Ateba (@simonateba) August 10, 2023







