Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Herdi Pratama, mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, mengungkapkan petugas sampai lembur untuk mengerjakan perubahan lintasan pada Sabtu (5/8/2023).
Lintasan ujian praktik SIM C itu diubah total dengan meniadakan lintasan zig-zag dan angka 8. Ia menjelaskan sirkuit diubah menjadi seperti jalanan pada umumnya sehingga dirasa lebih aplikatif.
Ia menjelaskan pada ujian praktik SIM C di Satlantas Boyolali, yang baru pertama diujikan kepada pengendara adalah trek lurus. Selanjutnya, ada ujian pemberhentian kendaraan (pengereman), lalu lintasan berbelok di letter U atau U-turn.
Selanjutnya ada juga jalur berbentuk S dan jalan menyimpang ke kanan dan kiri berbentuk Y. “Diharapkan nanti peserta ujian ini ketika berkendara langsung di jalan raya bisa lebih paham dan lebih mengerti sistematika dan tertib lalu lintas,” kata dia.
Lebih lanjut, Herdi mengungkapkan beberapa pemohon SIM C sudah menjajal lintasan baru itu pada Senin. Ia menceritakan pendapat para pemohon yang menilai lintasan yang baru ini lebih mudah dan aplikatif karena mirip jalan raya.
Walaupun begitu, Herdi menjelaskan tak semua pemohon SIM C langsung lulus pada ujian praktik tersebut. “Ada yang lampu sein-nya tidak dinyalakan saat di persimpangan Y, ada yang melanggar rambu, ada yang salah pengereman, dan sebagainya. Tapi banyak juga yang sudah lulus,” kata dia.
Ia menjelaskan para pemohon SIM C yang gagal tes akan diberikan kesempatan dua kali pada hari yang sama.
Untuk kendaraan, Satlantas Polres Boyolali menyediakan sepeda motor matic dan manual. (ernawati/rls)
Editor: Erna Djedi







