“Ini merupakan film sejarah, jadi untuk semua usia, jadi tidak perlu ragu. Mari ke perpustakaan, tempatnya tidak membosankan karena ada banyak sarana hiburan,” ucap Nurliani.
Sementara itu, Rusiyanti, Guru MI Istiqlal Banjarmasin mengapresiasi atas kegiatan nonbar yang diadakan oleh Dispersip Kalsel tersebut.
Bahkan pada kesempatan ini, pihaknya membawa sebanyak 51 orang siswa dan 4 guru pendamping lainnya untuk menonton tersebut.
“Selain seorang pahlawan, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari juga dikenal sebagai tokoh ulama besar asal Kalsel. Untuk itu kami ingin tahu lebih dalam tentang sosok beliau ini,” jelas Rusiyanti.
Sedangkan salah seorang Siswa MI Istiqlal Banjarmasin, Fauzan Ansyari mengatakan, film yang diputar sangat bagus dan banyak pelajaran yang bisa diambil dari film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tersebut.
“Saya sangat senang, dan filmnya juga bagus, apalagi banyak yang yang dapat diambil untuk dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fauzan.
Sebagai tambahan, jadwal kegiatan pemutaran film dilaksanakan Senin sampai Kamis selama bulan Agustus 2023. Dibagi menjadi dua waktu yang berbeda yakni Sesi 1 jam 09.00-11.00 wita dan Sesi 2 jam 13.00-15.00 wita.(mckalsel)
Editor Restu







