Dispersip Kalsel Gelar Nonbar Film Syekh Arsyad Al Banjari
WARTABANJAR.COM - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar nonton bareng (nobar) film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.
Dengan memanfaatkan gedung teater Perpustakaan Palnam, kegiatan nonbar gratis inipun disambut antusias oleh sejumlah kalangan masyarakat.
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengenalkan kepada generasi muda terhadap sosok pahlawan asli Banua.
Juga dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 dan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.
Baca Juga
Truk Tronton Terbalik Usai Ditabrak Pikap di Jalan Trikora
“Selain dalam rangka memeriahkan dua hari besar tersebut, kita ingin anak-anak mengenal pahlawan dari Kalsel. Semoga bisa dinikmati dan anak anak dapat mengambil pembelajaran dari film tersebut,” kata Nurliani melalui siaran pers Dispersip Kalsel, Banjarmasin, Senin (7/8/2023).
Dia pun mengajak seluruh masyarakat untuk untuk datang ke perpustakaan Palnam mengikuti kegiatan nonbar film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tersebut untuk mengenang perjuangannya.
“Ini merupakan film sejarah, jadi untuk semua usia, jadi tidak perlu ragu. Mari ke perpustakaan, tempatnya tidak membosankan karena ada banyak sarana hiburan,” ucap Nurliani.
Sementara itu, Rusiyanti, Guru MI Istiqlal Banjarmasin mengapresiasi atas kegiatan nonbar yang diadakan oleh Dispersip Kalsel tersebut.
Bahkan pada kesempatan ini, pihaknya membawa sebanyak 51 orang siswa dan 4 guru pendamping lainnya untuk menonton tersebut.
“Selain seorang pahlawan, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari juga dikenal sebagai tokoh ulama besar asal Kalsel. Untuk itu kami ingin tahu lebih dalam tentang sosok beliau ini,” jelas Rusiyanti.
Sedangkan salah seorang Siswa MI Istiqlal Banjarmasin, Fauzan Ansyari mengatakan, film yang diputar sangat bagus dan banyak pelajaran yang bisa diambil dari film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tersebut.
“Saya sangat senang, dan filmnya juga bagus, apalagi banyak yang yang dapat diambil untuk dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fauzan.