Uang Umrah Ikut Terbakar di Kebakaran Jalan Mujahidin 4 Martapura

“Pas saya pulang sekitar setengah 12, rumah masih aman. Lalu saya ke dapur untuk ngecek kompor dan lainnya,” ujarnya kepada wartabanjar.com

Hafsah pun tidak merasakan hal yang aneh dan langsung menuju kamar untuk beristirahat. Selang sekitar 15 menit kemudian, rumahnya diketok oleh kakaknya.

“Lalu kakak saya yang di sebelah ngetok dan bilang ada api, saya kaget. Saya cek lah di dapur, api sudah membesar,” terang Hafsah lagi.

Hafsah pun langsung membangunkan ibunya yang tertidur dan menyelamatkan diri serta surat-surat berharga. Api langsung membesar dan menghanguskan rumahnya dan rumah di sebelahnya.

“Saya tadi juga mau menyelamatkan uang sangu untuk umroh ibu, tapi dilarang kaka takutnya kamar ibu roboh. Alhasil, uangnya hangus,” jelas Hafsah lagi.

Kakak dari Hafsah, Arbiah juga menceritakan kronologinya. Arbiah yang sedang tertidur dibangunkan oleh suaminya.

“Suami saya saat itu belum tidur, lalu bilang ada api, langsung di cek api ada di dapur Hafsah. Langsung saya keluar,” jelasnya.

Anak Arbiah juga mengatakan, tercium aroma sesuatu yang terbakar dan terdengar suara ‘kretek-kretek’

“Anak saya nyium aroma terbakar, tapi dia ngecek di dalam rumah gaada apa-apa. Ada juga suara kretek-kretek, dia kira hujan,” terang Hafsah lagi. (nuy)

Editor Restu