Berikut ini cara mengecek kembali arah kiblat:
- Sesuaikan jam yang digunakan dengan jam atom
BMKG, kamu bisa lihat di https://bmkg.go.id atau
https://ntp.bkmg.go.id - Gunakan alat yang dapat dijadikan tegak lurus pada permukaan yang datar. Alat bisa berupa bandul, tiang, atau dinding bangunan yang tegak lurus dengan tanah datar
- Lakukan proses kalibrasi sejak 5 menit sebelum dan sesudah 16.27 WIB atau 17.27 WITA, waktu ini
merupakan waktu puncak saat Matahari berada di atas Kabah - Perhatikan arah bayangan yang terjadi saat waktu puncak. Tarik garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat. Garis itulah yang menjadi arah kiblat yang telah dikalibrasi dengan posisi Matahari saat tepat berada di atas Kabah.
- Kondisi seperti ini akan terulang setiap tahunnya pada tanggal 26-30 Mei dan 14-18 Juli.(rls)
Editor Restu







