WARTABANJAR.COM - Penumpang yang ikut dalam penerbangan British Airways mendadak ketakutan dan berteriak histeris.

Hal itu menyusul kejadian seorang penumpang tanpa pikir panjang menusuk penumpang lain dengan beling atau pecahan botol kaca.

Seperti yang dilansir pada Jumat (8/6/2023) lalu, seorang penumpang ditusuk dengan beling saat mencoba menengahi pertengkaran dua pria di tengah penerbangan.

BACA JUGA: Make Up Artist Asal Malang Ini Sukses Bantu Wanita Melahirkan di Pesawat Jakarta-Surabaya, Belajar dari Film

Akibat tusukan itu, pria ini membutuhkan 12 jahitan di punggungnya.

Penusukan ini terjadi di penerbangan dari Bandara London Gatwick ke Bandara Internasional Hewanorra di St Lucia pada Senin, lapor surat kabar Inggris Evening Standard.

Menurut surat kabar lokal St Lucia Times, pria dan penumpang itu adalah warga negara S. Lucia.

Pertengkaran dimulai ketika penumpang ikut campur dalam pertengkaran yang dilakukan pria itu dengan orang lain di dalamnya.

Entah apa yang merasuki pria ini, dia menuju ke area dapur pesawat dan menghancurkan botol kaca, lalu menikam penumpang dengan itu.

Penumpang mengalami luka yang membutuhkan 12 jahitan, menurut St Awak kabin dan beberapa penumpang lainnya kemudian berusaha menghentikan serangan tersebut.

Foto-foto kejadian tersebut telah dipublikasikan di The Sun dan The Daily Mail. Salah satu foto memperlihatkan seorang pria dengan bercak darah di singlet putihnya sedang dirawat oleh staf medis.

Dua foto lainnya menunjukkan percikan darah dan pecahan kaca di meja dapur yang digunakan awak kabin untuk menyimpan makanan dan minuman.

BACA JUGA: Evakuasi Pesawat SAM Air di Hutan Yalimot Belum Berhasil, Ini Data dan Kondisi Penumpang

Setelah mengetahui serangan itu, pilot memberi tahu otoritas lokal di St. Lucia. Pria itu ditangkap oleh penegak hukum setibanya di bandara, sementara penumpang dikirim ke rumah sakit untuk perawatan.

"Kami terkejut ada orang yang bertindak seperti ini dan berterima kasih kepada awak kabin kami yang sangat terlatih dan pelanggan yang mendukung mereka dalam menangani insiden sulit ini," kata British Airways kepada Insider melalui email.

"Kami ingin meyakinkan pelanggan bahwa perilaku ini tidak akan pernah ditoleransi dan kami akan selalu mengambil tindakan yang tepat," maskapai menambahkan.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: didik tm