Penampakan Supermoon Pertama Tahun 2023 di Berbagai Negara, Cek Fotonya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Fenomena supermoon pertama tahun 2023 terjadi di Indonesia pada Senin (3/7/2023) lalu, dan bisa diamati oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tanpa alat bantu.

Tak hanya di Indonesia, namun supermoon pertama tahun 2023 ini juga tampak di beberapa negara lainnya.

Supermoon adalah fenomena ketika bulan purnama berada di jarak terdekat dengan Bumi, membuat bulan purnama tampak lebih besar dan terang.

Hal tersebut terjadi karena lintasan bulan mengelilingi Bumi tidak bulat sempurna atau cenderung lonjong.

Selain hari ini, fenomena supermoon juga akan terjadi pada 1 Agustus, 31 Agustus, dan 29 September 2023 mendatang.

Di negara lain seperti Arab Saudi, Inggris dan Filipina, juga terjadi supermoon.

Hari ini, Rabu (5/7/2023), tanda pagar atau tagar supermoon trending di Twitter, menampilkan banyak foto penampakan supermoon di berbagai negara hasil jepretan netizen.

Di Arab Saudi, tepatnya di Kota Madinah, penampakan supermoon muncul tepat di atas masjid bersejarah yaitu Masjid Quba, diunggah kemarin Selasa (4/7/2023).

Bulannya tampak indah, bulat, besar dan dekat sekali.

Sementara di Inggris, penampakan supermoon diamati dari situs bersejarah Stonehenge dan New Yorkshire pada Senin (3/7/2023) malam waktu setempat.

Berikut ini fotonya:

Tentang Supermoon

Dikutip melalui laman Live Science, bulan ini disebut supermoon karena berada lebih dekat dengan bumi daripada biasanya.

Para pengamat juga menyatakan selama fenomena berlangsung, bulan juga akan berada di posisi yang lebih rendah daripada waktu lainnya.

Pada waktu itu, bumi akan sepenuhnya diterangi oleh matahari dan terlihat paling baik ketika bulan akan terbit pada malam sebelumnya .

Supermoon Juli 2023 disebut Juga Buck Moon.

Seperti fenomena bulan purnama lainnya, supermoon Juli 2023 juga memiliki nama yang paling populer yaitu Buck Moon yang berasal dari tanduk rusa jantang (bucks).

Disebutkan Almanac pada bulan Juli, tanduk rusa jantan sedang mengalami pertumbuhan.

Namun, supermoon ini juga memiliki nama lain seperti Thunder Moon, Hay Moon, Salmon Moon, dan Raspberry Moon.

Baca Juga: Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Tanah Bumbu Sudah Diamankan

Buck Moon bisa disebutkan supermoon karena jaraknya sedikit lebih dekat ke bumi sehingga terlihat besar dan terang.

Pada dasarnya, bulan memiliki orbit berbentuk elips.

Karena hal itu, setiap bulannya bulan memiliki titik perigee (jarak terdekat) dan (apogee) jarak terjauh yang berkisar 225.800-251.800 mil atau 363.400-405.500 kilometer.

Fred Espenak, astronom NASA menjelaskan bulan yang memenuhi supermoon memiliki jarak terdekat hingga 90%.