163 Jemaah Haji Sakit di Arafah, Terbanyak Pneumonia

Selanjutnya Poskes Mina mulai beroperasi 10 Zulhijah pukul 18.00 WAS dan berakhir 13 Zulhijjah pukul 13.00 WAS dengan 115 personil tenaga kesehatan.

Poskes Mina telah merawat 429 jemaah haji, dan 295 jemaah dirujuk ke RSAS. Penyakit terbanyak yang ditangani Poskes Mina adalah Heatstroke sebanyak 100 kasus.

Terdapat 58 jemaah haji wafat selama operasional Poskes Mina yakni 23 jemaah haji wafat di RSAS, 4 jemaah haji wafat di Poskes, 19 Jemaah haji wafat di tenda, dan 2 jemaah haji wafat di perjalanan.

Pelayanan kesehatan lainnya yakni pos kesehatan satelit yang dioperasionalkan oleh Emergency Medical Team (EMT) sebanyak 277 deteksi dini penyakit dan 79 Emergency respon. Kasus terbanyak yang ditangani oleh pos kesehatan satelit adalah heatstroke. Tidak ada jemaah haji wafat di pos kesehatan satelit.

Kapus Liliek menyampaikan bahwa penyelenggaraan kesehatan haji di Armuzna telah berjalan dengan lancar. Beberapa kendala dalam pelayanan dapat diatasi.

Pelaksanaan tahun ini juga akan kami evaluasi sehingga bisa menjadikan pelajaran untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan kesehatan haji tahun mendatang.

“Alhamdulillah penyelenggaraan kesehatan haji selama Armuzna telah berjalan lancar. namun kita tidak bisa berpuas diri, selanjutnya akan kami evaluasi sehingga poelayanan tahun mendatang akan lebih baik pastinya,” ucap Kapus Liliek.

Ia menjelaskan bahwa prosesi ibadah haji di Armuzna menguras energi para jemaah haji. Oleh karenanya kami bersiap untuk mengantisipasi kondisi kesehatan jemaah haji pasca Armuzna.(rls)

Editor Restu