Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selang beberapa menit, api muncul dan membakar 4 bangunan di area workshop seluas 20×8 meter itu, diantaranya 1 buah bengkel dan 3 hunian milik H. Abdul Aziz.
Gusti Yudhi menjelaskan informasi kebakaran diterima oleh DPKP Banjar jam 01.30 wita.
Mengetahui informasi tersebut, para anggota yang sedang piket segera menuju lokasi yang memakan waktu 1 jam lebih. Namun, saat di tengah perjalanan, tepatnya di Desa Batu Balian, pihak DPKP Banjar mendapatkan informasi kalau si jago merah sudah dapat dikuasai.
“Saat ditengah perjalanan, diberi info oleh rekanan relawan Simpang Empat Bersatu kalau apinya sudah bisa dikuasai. Kita langsung balik kanan dan berkoordinasi by phone aja karena medan yang ditempuh menanjang sekaligus menikung. Khawatirnya, mobil kita yang tidak sanggup,” jelas Gusti Yudhi.
Adapun kejadian ini mengakibatkan bangunan milik H. Abdul Aziz rusak berat termasuk bengkel dan rumahnya. Selain itu, dua rumah hunian lain juga ikut terbakar.
“Untuk dua rumah lainnya itu dihuni oleh Reza, 1KK 3 Jiwa dan Rofiki 1Kk 5 Jiwa,” tutup Gusti Yudhi. (nuy)
Editor Restu







