Wakil Ketua DPR RI Minta Pemerintah Modifikasi Cuaca Antisipasi Kekeringan Lahan

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berujar bahwa sekecil apapun level fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole tetap akan berdampak pada kekeringan lahan.

“Jadi meskipun El Nino prediksinya akan terjadi di level moderat, antisipasinya tetap perlu dilakukan. Karena akan tetap berpengaruh pada kekeringan lahan pertanian. Kalau sampai suplai air kurang, tanah kering, yang ditakutkan akan banyak petani mengalami gagal panen,” ujar legislator Dapil Jawa Timur VIII itu menutup pernyataannya.

Sebelumnya, BMKG memprediksi fenomena iklim El Nino dan Indian Ocean Dipole akan muncul bersamaan serta semakin menguat pada semester II-2023 atau sekitar bulan Agustus hingga September. Akibatnya, Indonesia berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal dan kekeringan di beberapa wilayah.

Berdasarkan catatan, Indonesia pernah mengalami El Nino terburuk yaitu pada tahun 1982 dan 1997. Sehingga meskipun diprediksi El Nino tahun ini masih berada di level menengah, namun dikhawatirkan berpotensi menguat ke level yang lebih tinggi.(hms)

Editor Restu