Usai menyampaikan itu, Inara Rusli pun melepaskan cadarnya, dan ia sempat mengucap bismillah.
Setelah cadarnya dibuka, para jurnalis pun tampaknya terkagum-kagum dengan kecantikan Inara.
Sementara, Inara berusaha tersenyum kepada awak media setelah melepas cadarnya.
Namun terlihat ia berusaha menahan kepedihan. Beberapa kali ia terihat menarik napas dalam.
Hingga pada satu ketika akhirnya ia tak kuasa lagi dan menangis.
Seorang perempuan bergamis hitam mendekati dan kemudian Inara memeluknya kemudian terisak. (edj)
Editor: Erna Djedi







