Pada perlombaan itu, jarak dan waktu maksimal yang ditempuh oleh mobil rakitan masing-masing tim telah ditentukan oleh panitia, serta telah disediakan juga jumlah bahan bakar yang sama buat setiap tim. Pemenang dinilai berdasarkan konsumsi bahan bakar paling sedikit. Jika tidak mencapai jarak maksimal atau melebihi waktu maksimal, maka terhitung diskualifikasi.
”Kami memilih mesin Jupiter Z1 karena performa mesin yang berkualitas dan irit bahan bakar, sesuai buat lomba yang akan kami ikuti nanti. Kami akan merubah bentuk komponen-komponen mesin Jupiter Z1 seperti setting ECU, pengaturan kompresi, dan lainnya sehingga bekerja maksimal sebagai penggerak mobil urban concept single seat yang kami rancang,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, body mobil sudah selesai dirakit, tinggal mesin penggeraknya saja yang diambil dari mesin Jupiter Z1 yang sedang dikerjakan.
“Kami harapkan upaya ini akan terealisasikan semaksimal mungkin saat lomba,” harapnya. (has/*)
Baca Juga : Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penganiayan Dua Wanita di Kelayan A Diringkus Polisi
Editor : Hasby







